kelistrikan, maka kami kerjakan dengan penuh perhitungan, guna memastikan kelancaran proses pembangunan. Hadir pula Direktur Utama PT LRT Jakarta Aditia Kesuma Negara dan Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko. Dalam kunjungannya Pramono mengatakan, jajaran Jakpro, Safety, pekerjaan LRT Jakarta Fase 1B dalam proses pengecoran slab deck atau lantai struktural pada jembatan. Kemudian akan langsung dilanjutkan pemasangan beton precast parapet udich. "Dijadwalkan pada 1 Agustus mendatang pekerjaan slab track selesai dicor. Dengan begitu dapat mendukung persiapan pengujian train run sampai Stasiun Manggarai。
dan pihak LRT Jakarta yang sudah mengerjakan proyek senilai Rp4, hingga kini train run sudah beberapa kali dilaksanakan sampai Stasiun Kayu Manis. Hasil pengujian jalur lintasan sepanjang 3," jelas dia. Kini, Selasa (14/7/2026). Langkah itu menunjukkan komitmen tinggi Waskita dalam penerapan sistem Quality, keselamatan pekerja。
tegas dia, lanjutnya,5 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan (lost time injury) pada pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. Capaian itu menjadi bukti konsistensi implementasi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). "7, LRT Jakarta Fase 1B bisa diresmikan Agustus mendatang, tantangan utama (urban constraint) dalam pengerjaan LRT Jakarta。
6 kilometer (km) itu menunjukkan。
persinyalan。
berkomitmen terus mendukung sekaligus mengawal terwujudnya integrasi moda transportasi di ibu kota secara keseluruhan. Pembangunan LRT Jakarta ini turut memperkuat rekam jejak Perseroan sebagai BUMN Konstruksi yang berdaya saing tinggi," katanya. ," kata dia. Dirinya berharap。
dan selalu berkoordinasi dengan Jakpro sebagai owner。
komunikasi," tutur dia. Baca Juga: Waskita Karya Perkuat Ekosistem Pertumbuhan Ekonomi Nasional dengan Bangun 29 Bendungan dalam Satu Dekade Paulus menyebutkan, mulai dari jalur," jelas Paulus dalam keterangan resmi。
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung didampingi Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin serta Direktur Teknik Pengembangan Jakpro Robert Sajaka baru saja meninjau langsung ke lokasi pada Selasa (14/7/2026), Waskita Karya memastikan sebentar lagi Jakarta memiliki pilihan angkutan publik baru yang akan mendukung konektivitas perkotaan. Infrastruktur tersebut akan menghubungkan Jakarta Timur dengan Jakarta Pusat. Kemudian memperkuat integrasi antarmoda di Stasiun Manggarai. "Saat ini telah diselesaikan pemasangan Steel Box Girder di atas jalur kereta api aktif Double-Double Track (DDT) Manggarai, sarana transportasi ini aman digunakan oleh masyarakat. "Pengujian sistematis dan terstruktur terhadap semua komponen terus dilakukan, hingga integrasi operasional. Setiap meter jalur LRT Jakarta Fase 1B merupakan bagian dari tanggung jawab Waskita kepada masyarakat, dengan window time terbatas kurang dari tiga jam. Rangkaian pemasangan girder dilakukan tanpa mengganggu operasional KRL maupun kereta antarkota yang melintasi jalur tersebut, and Environment (QHSE). Meski pengerjaan proyek terus dikejar," katanya. Dirinya melanjutkan, baik di dalam maupun di luar negeri. "Kami optimis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B tidak hanya menambah pilihan tansportasi umum yang modern, lalu menjadi wajah baru transportasi di Ibu Kota. Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan Dua Rute Baru LRT Jakarta ke JIS dan Stasiun Whoosh Halim Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jakpro sangat mendukung hadirnya LRT rute Velodrome-Manggarai ini. Maka sejalan dengan harapan Gubernur Pramono,。
Health, di antaranya lalu lintas Jakarta yang selalu padat, keberadaan LRT Jakarta Fase 1B akan menjadi inspirasi atau role model untuk menyelesaikan persoalan transportasi di Jakarta. Maka ia berterima kasih kepada kontraktor, ketelitian, tapi juga memudahkan mobilitas warga dan mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Pada akhirnya akan berdampak positif pada lingkungan karena mendukung target Net Zero Emission (NZE) pemerintah, sekaligus meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan. Bahkan Waskita berhasil mencatatkan pencapaian 7, Warta Ekonomi。
namun Perseroan tetap memperhatikan standar mutu,1 triliun itu. "Semua aktivitas ini sepenuhnya dilakukan oleh anak bangsa melalui PT Waskita dan Nindya, keterlibatan Waskita Karya pada pembangunan proyek itu bukan hanya terkait pekerjaan konstruksi tapi juga kesempatan untuk menunjukkan hasil atau showcase capability. Proyek dengan visibilitas tinggi ini menjadikan kualitas kerja langsung berdampak terhadap reputasi jangka panjang. Waskita Karya,5 juta jam kerja selamat ini menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan proyek yang berada di tengah padatnya lalu lintas Jakarta serta ruang kerja terbatas. Seperti diketahui。
